Mengenal penjumlahan

MENGENAL PENJUMLAHAN





Anak Mulai disekolahkan
 ke Taman Kanak Kanak ketika usianya sudah mencapai 5 - 6 tahun. Usia tersebut ideal untuk membuat anak mulai mengenal dunia luar dan berinteraksi dengan orang lain seperti teman sekelas maupun guru gurunya di sana. Meski sudah disekolahkan, namun pelajaran anak TK lebih cenderung bermain sambil belajar. Pelajaran yang diperkenalkan lebih menyenangkan dan disertai dengan gambar gambar agar anak tidak bosan dan kesulitan dalam menangkap pelajaran yang diberikan. Contohnya saja soal Matematika untuk anak TK B yang berisi pendidikan dasar penjumlahan, pengurangan dan sebagainya.

Mengajarkan anak berhitung di usia golden age, 0-5 tahun merupakan pilihan yang tepat. Sebab, pada masa tersebut, pembentukan saraf secara mendasar sudah membaik dan terjadi hubungan antara sel-sel saraf. Pada tahap tersebut, kuantitas dan kualitas sambungan sel saraf anak ikut menentukan kecerdasannya. Sedangkan untuk usia 6 tahun, anak dengan penanganan yang tepat mampu membuatnya berhitung matematika, terutama pengurangan dan penjumlahan. Banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan anak berhitung, namun perlu diperhatikan, mengajarkan anak berhitung harus tetap menyenangkan dan tidak membosankan. Lalu kapan waktu yang tepat mengajarkan anak-anak berhitung? Menurut IDAI, tidak ada patokan usia terlalu dini untuk belajar membaca, menulis dan berhitung. Asalkan, aktivitas yang diberikan sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan anak. Sebaiknya, orang tua tidak boleh memaksakan anak untuk menguasai keterampilan di atas tahapan yang sudah dicapainya. Setiap anak memiliki waktu dan kecepatan tersendiri untuk belajar. Tahapan perkembangan yang dicapai satu anak tidak dapat dibandingkan dengan anak lainnya. Selain itu, belajar harus tetap menyenangkan untuk anak.


Contoh penjumlahan menggunakan gambar :






































Contoh penjumlahan menggunakan video :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Media Interaktif